You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ketersediaan Stok Tahu Tempe di Jakut Dipastikan Aman
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Ketersediaan Stok Tahu Tempe di Jakut Dipastikan Aman

Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta melakukan pemantauan ketersediaan pangan tahu dan tempe di Jakarta Utara. Dari sejumlah pasar di empat kecamatan yang dipantau, produk pangan tahu dan tempe dipastikan aman.

Secara umum bisa dikatakan ketersediaan tahu tempe di Jakarta Utara masih aman

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Utara, Unang Rustanto mengatakan, pengawasan produk pangan tahu dan tempe dilaksanakan di Pasar Pluit dan Teluk Gong Kecamatan Penjaringan, Pasar Inpres dan Pasar Mandiri Kecamatan Kelapa Gading serta Pasar Koja Baru dan Pasar Pademangan Barat.

"Secara umum bisa dikatakan ketersediaan tahu tempe di Jakarta Utara masih aman," ujarnya, Senin (4/1).

Stok Pangan DKI Hingga Natal dan Tahun Baru Aman

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Suharini Eliawati menjelaskan, pengawasan lapangan dilaksanakan di seluruh wilayah Ibu Kota.

"Memang faktanya di lapangan teman-teman mendapati ada penyesuaian harga tahu dan tempe dengan kisaran sekitar Rp 2 ribu," terangnya.

Eli menambahkan, saat ini pihaknya terus berkordinasi dengan unsur terkait agar ketersediaan tahu tempe di pasaran tetap terjaga. Sebagai tindak lanjut hal tersebut, pengawasan terus dilaksanakan hingga akhir Januari mendatang.

"Ketersediaan bahan baku kedelai saat ini hanya sekitar 25 persen saja dan selebihnya impor. Ini yang sedang dicari solusinya agar segera teratasi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1189 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1172 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye960 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye944 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye853 personBudhi Firmansyah Surapati